Hotel Review Tulisan

Review Tegal Panggung Guest House

Aloha,,akhirnya balik lagi menulis setelah hampir 5 bulan ga nulis dikarenakan kurang bagusnya management waktu saya tahun ini karena target kantor yang menggila. Hahahah. Dan finally, akhirnya rumah baru saya dipake juga alias domain untuk blog saya. Sebenarnya bikin domainnnya sudah dari bulan Juli cuma baru bisa di otak-atik bulan ini. Kali ini saya akan mereview salah satu penginapan di daerah Yogyakarta again. Tahun ini sepertinya destinasi pergi saya di Yogyakarta mulu.

Tegal Panggung Guset House ini akhirnya saya pilih untuk penginapan saya walau hanya semalam. Saya mencoba booking dari agoda.com. Alasannya pilih guest house dibandingkan hotel karena ingin coba suasana yang berbeda aja dan reviewnya di Agoda pun bagus mencapai angka 8 lebih. Jadi makin penasaran kan, sebagus apakah guest house ini. Tegal Panggung Guest House terletak di daerah Danurejan. Apabila naik kereta, saran saya adalah turun di stasiun Lempuyangan karena lebih dekat kalau dari sana, kurang dari 10 menit sudah sampai di penginapan ini.

Tampak luar penginapan ini hanya seperti rumah biasa dengan arsitektur bangunan yang berbahan kayu dan terasa “home”banget. Sayang sekali, saya ga sempat foto bagian depan penginapan ini dikarenakan sudah terlalu lelah kemarin. Saya check in hotel pukul 16.00. Kemudian langsung dilayani oleh resepsionisnya. Kesan pertama masuk ke penginapan adalah “SEPI BANGET”. Mungkin karena saya menginap di low season juga kali ya. Saya sempet tanya ke resepsionisnya ada yang sedang menginap ga, dan katanya ada di depan kamar saya. Saya pun jadi merasa lebih nyaman, karena kalau memang cuma sendirian berasa horror aja apalagi saya dapat di lantai 2.

Setelah masuk kamar, saya rasanya cuma pengen tidur. Why, karena nyaman banget dan luas. Dari dulu saya suka banget sama kamar luas. Interiornya vintage, foto yang ada di Agoda sesuai banget sama kenyataan. Kasurnya enak, bersih, meja kerjanya juga gede, AC berfungsi dengan baik. Hanya kalau saluran TV nya saya ga coba TV kabelnya, karena udah ga kepikiran juga buat nonton TV.

 

Yang saya suka dari hotel ini selain ukurannya yang besar adalah kamar mandinya. Dapat bathtub, ukuran  luas, air hangat berfungsi dengan baik,  handuk pun bersih. Harga yang harus saya bayarkan adalah IDR 336.000 untuk fasilitas yang saya dapatkan termasuk sarapan pagi. Mungkin kerasanya cukup mahal apalagi penginapan ini hanyalah sebuah guest house tapi saya cukup puas dengan fasilitasnya. Suasana sekitar di saat malam hari cukup sepi, jadi menurut saya memang penginapan ini pas untuk seseorang yang ingin beristirahat dengan tenang.

Sarapan pagi disiapkan pukul 6 pagi, namun karena saya harus mengikuti tes seleksi pukul 8 pagi jadi ga sempet sarapan deh. Selesai tes, kurang lebih jam 10 saya baru sampai penginapan lagi dan sarapannya masih ada donk. Jadi saya baru sarapan deh hehe. Sarapannya biasa aja c, ga banyak ragamnya. Nasi goreng, telur ceplok, ada bakwan jagung, roti tawar, dan buah pisang. Kalau unntuk minuman juga standar cie, kopi, teh dan nutrisari orange. Cukup buat saya kenyang lah sampai jam makan siang.

Apakah saya akan kembali menginap di sini? Sepertinya belum, karena saya masih penasaran dengan penginapan lainnya di Yogyakarta. Semoga reviewnya membantu 🙂

671total visits,2visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *