Hotel Review Tulisan

Review Omah Njonja Bed & Brasserie

Helloooooo

Finally saya bisa nulis lagi setalah 2 bulan tidak menulis apapun di laman ini  dikarenakan waktu yang belum juga bisa saya manage dengan baik. Ditambah saya mendapatkan tanggung jawab baru untuk suatu brand alat yang principalnya Subhanalah hahha. Seminggu sekali always skype. Pertengahan bulan Mei kemarin, saya kembali harus visit customer di daerah Yogyakarta dikarenakan adanya jadwal presentasi di beberapa instasi. Visit kali ini saya lebih lama dari yang biasanya, hingga 4 hari. Otomatis saya kembali cari-cari hotel yang pas dengan lokasi presntasi dan customer saya lainnya. Mencari-cari hotel yang pas itu mengasyikkan loh menurut saya. Entah kenapa suka aja merhatiin segalanya dari fasilitas, harga, lokasi sampai hal sepele seperti desain interior dari hotel tersebut. Dan untuk visit kali ini saya memilih Omah Njonja Bed & Brasserie untuk tempat saya stay selama 4 hari 3 malam.

Lokasi and Desain Interior

Omah Njonja Bed & Brasserie sendiri berlokasi di daerah Condong Catur tepatnya di Jalan Sawitasari M1, Condong Catur, Sleman. Hotel ini berada sesudah Monumen Pahlawan Pancasila Kentungan setelah daerah Kaliurang. Lokasinya memang cukup jauh dari Pusat Kota Yogyakarta, namun saya memilih hotel ini dikarenakan lokasi customer yang akan saya kunjungi tidak jauh dari hotel dengan review yang tidak mengecewakan juga.

Saya melakukan check in pada pukul 16.00 an sesuai dengan jadwal yang saya infokan pada saat pemesanan kamar di website Agoda. Sesampainya saya langsung disambut dengan petugas keamanan yang responsif menyapa saya dan membantu saya untuk membawakan koper saya. Penampakan dari luar, sudah terlihat uniknya desain dari hotel ini dengan berbagai ornamen. Namun sayangnya saya lupa memfotonya hingga hari terakhir saya menginap di hotel ini. Resepsionis pun segera membantu proses check in dan langsung mengantarkan saya ke kamar. Hotel ini terdiri dari dua lantai. Yang saya rasakan saya masuk hotel ini adalah kesannya hangat seperti rumah sendiri saja dan kesan vintagenya dapat banget. Desainnya menurut saya agak chinese dan banyak lukisan-lukisan di setiap spot hotel yang menyebabkan hotel ini instagramable banget. Saya mendapatkan kamar tepat persis di depan kolam renang.

Processed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g3 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 preset

Fasilitas

Sesampainya di kamar, saya hanya menaruh koper saya saja. Karena saya harus meeting dengan principal saya pukul 17.00 di UGM. Untungnya tidak terlalu jauh dengan lokasi hotel. Selesai meeting pukul 21.30, yup malem banget yang menyebabkan saya ga begitu ngeh dengan fasilitas yang ada di kamar saya. Esok paginya saya baru sadar hahaha, sudah terlalu lelah sepertinya. Fasilitas kamar yang disediakan standar, seperti 2 botol air mineral berukuran 600 ml , kemasan teh atau kopi, snack jadul yang saya lupa namanya di sisi tempet tidur saya, tv kabel, tissu, slippers serta tempat untuk menyimpan pakaian saya.  Unuk ukuran kamar terbilang cukup besar namun untuk tempat ibadah (sholat) agak sedikit kecil namun karena pada saat itu saya sedang berhalangan jadi tidak terlalu masalah. Sedangkan untuk fasilitas kamar mandi standar dan lengkap. Even di kamar mandi saya tidak ada hair dryer namun kita bisa meminta untuk diantarkan oleh resepsionis. Shower untuk air dingin dan panas pun berfungsi dengan baik walau saya agak sedikit mengalami kesulitan untuk mengaturnya hahah. Ukuran kamar mandinya juga cukup luas. Selain fasilitas kamar dan kamar mandi tadi, hotel ini juga menyedikan snack selamat datang seperti  camilan ringan, kolam renang , arena santai dan bermain untuk anak-anak serta restaurant.

Processed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 preset

Kebersihan

Kebersihan hotel ini cukup baik dan rapi. Walaupun ada sedikit noda pada selimut saya tapi itu tidak terlalu besar. Petugas kebersihan juga mengganti handuk yang telah saya gunakan, merapikan tempat tidur juga.

Menu Makanan di Restaurant

Makanan yang disediakan di hotel ini mostly Indonesia banget. Yang agak western hanya roti dan sereal menurut saya, disediakan juga camilan serta jamu. Desain dari restaurant ini juga cukup menarik dan disediakan juga sedikit space bermain untuk anak. Berasa home banget lah. Kebetulan saya menginap h-1 ramdhan. Sehingga pada saat Ramadhan tiba, setiap saya pulang dari visit customer, pihak resepsionis pasti akan menanyakan menu yang saya inginkan untuk sarapan ataupun santap sahur. Makanan pun diantar sesuai dengan jam yang sudah saya pesan. Makanannya pun buat saya kenyang plus lengkap dengan buah.

Processed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 presetProcessed with VSCO with g2 preset

Price

Harga yang saya harus saya bayar untuk hotel ini terbilang cukup murah, karena untuk 3 malam hanya sekitar 1 juta  saat low season di situs Agoda dengan fasilitas yang cukup lengkap, pelayanan yang baik, interior hotel yang memanjakan mata, serta suasana nyaman.  Sekian review saya tentang hotel ini, semoga membantu teman-teman semua bila ingin berlibur ke Yogyakarta. Review hotel kece Yogyakarta lainnya dapat dibaca disini dan disini.

298total visits,1visits today

1 thought on “Review Omah Njonja Bed & Brasserie”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *